breadcrumb
breadcrumb
menu
Menu Cepat
Artikel Kampus
Informasi & berita terbaru
Kuliah Akuntansi Bukan Cuma Debit Kredit, Ini 6 Skill yang Perlu Dikuasai Mahasiswa
Kuliah Akuntansi bukan cuma debit kredit. Kenali 6 skill penting bagi mahasiswa Akuntansi dan pilihan S1 Akuntansi di STIE STAN Indonesia Mandiri.
Mengerjakan invoice, mencatat transaksi, mengecek pembayaran, atau membantu membuat laporan mungkin sudah menjadi pekerjaan sehari-hari bagi sebagian staf admin, finance, atau accounting. Namun, ketika ingin memahami pekerjaan lebih dalam, pengalaman kerja saja terkadang perlu dilengkapi dengan kemampuan lain.
Bidang Akuntansi kini juga semakin dekat dengan spreadsheet, software akuntansi, analisis data, hingga Artificial Intelligence (AI). Jadi, belajar Akuntansi bukan hanya soal memahami debit dan kredit. Bagi kamu yang sedang kuliah, baru mulai bekerja, atau sudah bekerja di bidang keuangan, berikut 6 skill Akuntansi yang bisa mulai dikuasai.
1. Pahami Debit dan Kredit dari Transaksinya
Debit dan kredit lebih mudah dipahami kalau kamu tidak langsung menghafal posisinya. Setiap menemukan transaksi, coba tanyakan dulu: apa yang terjadi, akun apa yang berubah, lalu nilainya bertambah atau berkurang?
Misalnya perusahaan membeli perlengkapan secara utang. Dari satu transaksi tersebut, kamu bisa melihat perubahan pada perlengkapan sekaligus utang perusahaan. Cara ini membantu memahami alasan di balik pencatatan, bukan sekadar mengingat debit atau kredit.
Baca juga: Rutinitas Staf Keuangan Tidak Harus Menahan Karier: S1 Akuntansi STAN IM
2. Latihan dari Transaksi sampai Jadi Laporan Keuangan
Daripada hanya mengerjakan soal jurnal satu per satu, coba gunakan satu contoh usaha dan ikuti transaksinya sampai menjadi laporan keuangan. Mulai dari jurnal, buku besar, neraca saldo, hingga laporan keuangan.
Dengan latihan seperti ini, kamu bisa melihat ke mana setiap angka bergerak. Kalau hasil akhirnya tidak sesuai, kamu juga lebih mudah menelusuri di tahap mana pencatatannya mulai keliru.
3. Gunakan Spreadsheet untuk Kasus Akuntansi
Belajar spreadsheet tidak harus dimulai dari rumus yang rumit. Kamu bisa mengenal SUM, IF, SUMIF/SUMIFS, lookup, filter, hingga PivotTable, lalu menggunakannya untuk data yang dekat dengan Akuntansi.
Coba mulai dari rekap transaksi, mengelompokkan pengeluaran, mencocokkan pembayaran, atau merangkum penjualan bulanan. Bagi staf admin atau finance, latihan seperti ini bahkan bisa langsung diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Baca juga: Pengalaman Staf Keuangan Belum Terbaca? Lengkapi Kualifikasi lewat S1 Akuntansi STAN IM
4. Pelajari Cara Kerja Software Akuntansi, Bukan Cuma Fiturnya
Saat menggunakan software akuntansi, jangan hanya mempelajari berbagai fitur di dalamnya atau cara membuat invoice atau memasukkan transaksi. Perhatikan juga apa yang terjadi setelah data dimasukkan, akun apa yang berubah, bagaimana pembayaran tercatat, dan di mana transaksi tersebut muncul dalam laporan.
Software yang digunakan setiap perusahaan bisa berbeda. Kalau sudah memahami logika Akuntansi di balik sistemnya, kamu akan lebih mudah beradaptasi ketika harus menggunakan aplikasi yang berbeda.
5. Biasakan Menganalisis Data di Balik Angka
Setelah laporan selesai, coba jangan langsung menutup file. Mulai ajukan pertanyaan sederhana seperti, kenapa biaya bulan ini naik? Pengeluaran terbesar berasal dari mana? Kenapa penjualan meningkat tetapi laba tidak banyak berubah?
Kebiasaan tersebut melatih kemampuan membaca dan menganalisis data. Skill ini semakin dekat dengan pekerjaan Akuntansi karena analisis data juga digunakan dalam audit, perpajakan, manajemen risiko, hingga konsultasi.
6. Gunakan AI, tetapi Tetap Periksa Hasilnya
AI dapat membantu pekerjaan menjadi lebih cepatdan mudah, seperti mengolah data, membaca dokumen, atau mengelompokkan transaksi. Namun, hasil yang diberikan AI tetap perlu diperiksa.
Karena itu, mahasiswa Akuntansi harus terbiasa mengecek sumber data, mencocokkan hasil, dan mengenali angka yang terlihat tidak wajar. Teknologi boleh membantu pekerjaan, tetapi pemahaman Akuntansi tetap diperlukan untuk menilai hasilnya.
Baca juga: Website Kuliah Sambil Kerja STIE STAN IM: Akuntansi dan Kepastian Jam Kuliah
Akuntansi Bisa Dipelajari Lebih Dalam lewat Kuliah
Belajar Excel, software akuntansi, atau AI memang bisa dilakukan sendiri. Tapi kalau ingin memahami Akuntansi dari awal, mulai dari mencatat transaksi, membuat laporan, sampai memahami angka di dalamnya, kamu bisa mempelajarinya lebih lanjut melalui S1 Akuntansi.
Di Bandung, S1 Akuntansi tersedia di STIE STAN Indonesia Mandiri (STIE STAN IM). Kampus ini mengusung konsep “Kampus Ekonomi Bisnis Digital untuk Masa Depan Gemilang” dengan fokus pada bidang ekonomi, bisnis, akuntansi, dan manajemen. Bagi yang sudah bekerja atau punya kesibukan lain, tersedia Program Perkuliahan Karyawan (P2K) sehingga kuliah tetap bisa dijalani tanpa meninggalkan aktivitas utama.
S1 Akuntansi Bisa Dipelajari Sambil Bekerja
Kalau pekerjaan tidak memungkinkan untuk ditinggalkan, kuliah S1 Akuntansi di STIE STAN Indonesia Mandiri dapat dipertimbangkan melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K). Dengan begitu, pengalaman di tempat kerja tetap berjalan sambil memperdalam Akuntansi melalui pendidikan formal.
Sebelum menentukan pilihan, cek kurikulum, jadwal, biaya, dan kesesuaiannya dengan rencana kariermu. Cari informasi melalui kelaskaryawan.id. atau stain-im.id. serta ikuti Instagram dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah. Jika sudah mantap, lanjutkan ke pendaftaran kuliah online, karena Perubahan Dimulai dari #BeraniKuliah.
Hubungi layanan kami
Pusat Bantuan Kampus
Kampus STAN IM • Jl. Belitung No.7, Merdeka, Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40113
Tagged (Tags) :
© 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STAN IM. All rights reserved.
STAN IM