Program Perkuliahan Karyawan
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI STAN IM

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI STAN IM

STAN IM
Jurusan

Cara Mengetahui Minat sebelum Pilih Jurusan Akuntansi

Pelajari cara mengenali minat Jurusan Akuntansi melalui pengalaman kerja, latihan transaksi sederhana, dan eksplorasi pencatatan serta laporan keuangan.

Cara Mengetahui Minat sebelum Pilih Jurusan Akuntansi

Pernah mencocokkan transaksi, menemukan angka yang berbeda, lalu merasa penasaran dari mana selisih tersebut berasal?

Atau ketika melihat laporan keuangan, Anda tidak hanya ingin mengetahui angkanya, tetapi juga ingin memahami apa arti angka tersebut bagi kondisi usaha?

Rasa ingin tahu seperti ini bisa menjadi titik awal untuk mengenali minat sebelum memilih Jurusan Akuntansi.

Bagi staf pembukuan dan keuangan, minat tidak selalu terlihat dari seberapa cepat menghitung angka. Perhatikan aktivitas yang membuat Anda ingin menelusuri lebih jauh, mencoba memahami hubungan antartransaksi, dan mencari alasan mengapa sebuah laporan menghasilkan angka tertentu.
 

Perhatikan Aktivitas Keuangan yang Membuat Anda Penasaran

Mulailah dari pekerjaan yang sudah pernah dilakukan.

Coba catat tiga jenis aktivitas: yang membuat Anda penasaran, yang dilakukan hanya karena kewajiban pekerjaan, dan yang sebenarnya ingin dipahami lebih dalam.

Misalnya, Anda mungkin tertarik mencocokkan bukti transaksi, memeriksa perbedaan saldo, membaca laporan, atau mencari penyebab angka tertentu berubah.

Pisahkan pula antara minat dengan kemampuan yang sudah dimiliki.

Anda mungkin menikmati proses menelusuri angka tetapi masih merasa kemampuan akuntansi dasarnya perlu diperkuat. Kondisi tersebut tidak otomatis berarti Akuntansi bukan bidang yang sesuai untuk dipelajari.
 

Coba Lima Transaksi Sederhana untuk Menjelajahi Akuntansi

Anda bisa mengeksplorasi minat melalui latihan sederhana.

Buat lima transaksi fiktif. Misalnya, pembelian perlengkapan, penerimaan pembayaran pelanggan, pembayaran biaya operasional, penjualan, dan pembayaran utang.

Coba catat transaksi tersebut secara sederhana, kemudian perhatikan bagaimana satu transaksi berhubungan dengan kondisi keuangan setelahnya.

Tidak harus langsung benar.

Ketika menemukan angka yang tidak sesuai, coba telusuri kembali transaksi mana yang mungkin menyebabkan perbedaan.

Setelah itu, tanyakan pada diri sendiri: apakah proses mencari hubungan antarangka terasa menarik? Apakah Anda ingin memahami cara pencatatan yang lebih terstruktur? Apakah muncul pertanyaan tentang bagaimana transaksi tersebut nantinya membentuk laporan?

Jika iya, rasa ingin tahu tersebut dapat menjadi bahan eksplorasi yang lebih jauh.

Latihan ini bukan tes bakat. Tujuannya hanya membantu Anda melihat bagaimana respons ketika berhadapan dengan proses pencatatan dan analisis keuangan.
 

Cocokkan Rasa Ingin Tahu dengan Materi S1 Akuntansi

S1 Akuntansi mempelajari bidang yang lebih luas daripada mencatat transaksi.

Didalamnya terdapat pembelajaran mengenai pencatatan, pelaporan keuangan, audit, perpajakan, hingga bagaimana informasi keuangan digunakan untuk memahami kegiatan organisasi atau bisnis.

Jika tertarik menelusuri asal sebuah angka, Anda dapat mulai dari pencatatan transaksi.

Jika lebih penasaran bagaimana kumpulan transaksi berubah menjadi laporan, Anda dapat mengeksplorasi penyusunan laporan keuangan.

Baca juga: Program S1 Akuntansi STIE STAN IM

Pilih satu topik yang paling dekat dengan pekerjaan Anda. Pelajari pengantarnya, kemudian lihat apakah semakin memahami konsep tersebut justru semakin banyak pertanyaan yang ingin Anda jawab.
 

Minat Akuntansi Tidak Hanya Tentang Menyukai Angka

Akuntansi memang menggunakan angka, tetapi pekerjaan di bidang ini juga membutuhkan ketelitian, kemampuan membaca hubungan antartransaksi, dan kemampuan menjelaskan makna informasi keuangan.

Karena itu, seseorang tidak harus merasa dirinya “jago matematika” untuk mulai mengeksplorasi Akuntansi.

Yang lebih penting adalah bagaimana Anda merespons ketika menemukan ketidaksesuaian.

Apakah ingin mencari penyebabnya? Apakah tertarik memahami bagaimana satu transaksi memengaruhi laporan? Apakah Anda merasa puas ketika akhirnya menemukan sumber perbedaan?

Pertanyaan seperti ini dapat membantu mengenali ketertarikan yang lebih spesifik terhadap bidang Akuntansi.

Baca juga: Mengenal S1 Akuntansi STIE STAN IM
 

Dari Mencatat Angka menuju Memahami Makna Laporan

Pengalaman staf pembukuan memberikan pemahaman mengenai bagaimana transaksi terjadi sehari-hari.

Pembelajaran Akuntansi membantu pengalaman tersebut berkembang menjadi cara berpikir yang lebih terstruktur.

Pekerja dapat mulai melihat hubungan antara transaksi, pencatatan, laporan, hingga bagaimana informasi keuangan digunakan untuk memahami kondisi organisasi.

Dari sini, fokusnya bukan hanya membuat angka seimbang.

Anda juga mulai belajar menjelaskan mengapa angka tersebut muncul, bagaimana komponennya saling berkaitan, dan informasi apa yang dapat dipahami dari laporan.

Kemampuan seperti ini dapat menjadi arah pengembangan bagi pekerja keuangan yang ingin memahami pekerjaannya lebih dalam.
 

Kenali S1 Akuntansi di STIE STAN IM

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STAN IM menyediakan S1 Akuntansi melalui Program Perkuliahan Karyawan untuk pekerja yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus mengembangkan kompetensi di bidang akuntansi, keuangan, dan perpajakan.

Program Studi S1 Akuntansi STIE STAN IM terakreditasi Baik Sekali. Berdasarkan data program, perkuliahan menggunakan metode Blended Learning dan Hybrid Learning.

Acuan jadwal yang tersedia adalah Senin pukul 08.00–17.00.

Informasi waktu tersebut penting bagi pekerja karena perlu dicocokkan dengan tanggung jawab kerja sebelum menyusun rencana kuliah.

Baca juga: Informasi S1 Akuntansi STIE STAN IM

Sebelum mengambil keputusan, coba tuliskan tiga hal: aktivitas keuangan yang paling membuat Anda penasaran, kemampuan yang ingin diperkuat, dan waktu kerja yang perlu dipertimbangkan.

Setelah itu, Anda dapat membuka website STIE STAN IM untuk mengenal program lebih lanjut dan menanyakan jadwal yang berlaku kepada PMB.
 

Memilih Jurusan Akuntansi tidak harus dimulai dari keyakinan bahwa Anda sudah memahami laporan keuangan. Bisa jadi, awalnya hanya berasal dari satu selisih angka yang membuat Anda ingin terus mencari tahu mengapa hal itu terjadi.